Selasa, 23 Februari 2021

Berikut 3 data customer yg harus dimiliki agar bisnis jangka panjang

 

Dalam membangun bisnis jangka panjang, selain sistem yang bagus, maka tentunya kita harus memiliki customer.


Customer itu berbeda dengan pembeli. Pembeli hanya membeli sekali, kalau customer beli berkali-kali.


Nah, agar bisa menjangkau customer kita, maka penting sekali memiliki data customer. Ada 3 hal yg penting yaitu :


1. Nomor Whatsapp


Yes, nomor WA masih menjadi nomor 1 menurut saya, apalagi jika marketnya di Indonesia dan kamu kolonial, maka nomor whatsapp wajib!


2. Email


Email juga penting karena semua hal yg digunakan untuk internet pasti menggunakan email, untuk itu data email customer sangat penting.


3. Data Pixel


Data ini hanya didapat dari Iklan Facebook yaitu Pixel, dengan data ini maka kita memiliki jangkauan hot market yg sudah tahu dengan produk atau bisnis kita.


Miliki ke 3 data ini, maka bisnis Anda akan berjalan jangka panjang.


Semoga membantu dan SEMANGAT ;-).

 

-Andrie Andropia-

Minggu, 07 Februari 2021

Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi

Di tengah pandemi virus corona baru, banyak yang mencoba membuka bisnis online untuk mencari penghasilan tambahan maupun terpaksa banting setir karena kehilangan pekerjaan. Tetapi, tentu Anda harus menentukan terlebih dahulu produk ataupun layanan apa yang memiliki peluang tinggi untuk ditawarkan saat membuka bisnis online. Melansir dari berbagai hasil survei maupun laman informasi bisnis, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk menyebutkan, terdapat sejumlah bisnis online yang menjadi primadona di 2021. Misalnya: Produk kesehatan diri Menurut Asuransi Tugu Pratama dalam pernyataan tertulis Sabtu (6/2), pandemi Covid-19 menyebabkan gaya hidup keseharian dalam era kenormalan baru. Masker maupun hand gel dan spray antiseptik menjadi benda wajib yang harus orang bawa ke mana pun, guna mencegah penyebaran virus corona. Adapun vitamin yang mampu meningkatkan imunitas kesehatan, baik yang berbentuk farmasi maupun natural seperti madu, juga menjadi kebutuhan konsumtif rutin. Reseller dan dropshipper Mulai dari produk kecantikan hingga makanan, bisnis sebagai reseller dan dropshipper laris di masa pandemi. Sebab, bisnis ini tidak membutuhkan modal besar namun tetap berpotensi meraup keuntungan besar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Di tengah pandemi virus corona baru, banyak yang mencoba membuka bisnis online untuk mencari penghasilan tambahan maupun terpaksa banting setir karena kehilangan pekerjaan. Tetapi, tentu Anda harus menentukan terlebih dahulu produk ataupun layanan apa yang memiliki peluang tinggi untuk ditawarkan saat membuka bisnis online. Melansir dari berbagai hasil survei maupun laman informasi bisnis, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk menyebutkan, terdapat sejumlah bisnis online yang menjadi primadona di 2021. Misalnya: 

Produk kesehatan diri 

Menurut Asuransi Tugu Pratama dalam pernyataan tertulis Sabtu (6/2), pandemi Covid-19 menyebabkan gaya hidup keseharian dalam era kenormalan baru. Masker maupun hand gel dan spray antiseptik menjadi benda wajib yang harus orang bawa ke mana pun, guna mencegah penyebaran virus corona. Adapun vitamin yang mampu meningkatkan imunitas kesehatan, baik yang berbentuk farmasi maupun natural seperti madu, juga menjadi kebutuhan konsumtif rutin. 

Reseller dan dropshipper 

Mulai dari produk kecantikan hingga makanan, bisnis sebagai reseller dan dropshipper laris di masa pandemi. Sebab, bisnis ini tidak membutuhkan modal besar namun tetap berpotensi meraup keuntungan besar.

Jasa pembuatan konten 

Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. 

 Jasa titip (jastip) 

Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama.

Creative trainer 

Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi.

ra gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Jasa pembuatan konten Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi meningkatkan kebutuhan jasa pembuatan konten kreatif. Jasa ini untuk membantu para pemilik bisnis buat mempromosikan produk mereka secara gencar di berbagai platfom komunikasi terutamanya media, tapi dengan bujet promosi iklan yang tetap terjangkau. Jasa titip (jastip) Jastip adalah layanan yang menawarkan untuk membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik di lokasi domestik maupun luar negri. "Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar Covid-19 saat sedang melakukan aktivitas offline shopping," kata Asuransi Tugu Pratama. Creative trainer Banyak dari masyarakat yang tertarik untuk mempelajari keterampilan baru, agar memiliki keahlian menjadi seorang trainer. Saat ini, sesi sharing knowledge umumnya berlangsung secara daring, menggunakan aplikasi video konferensi, seperti Zoom dan Mteams. "Tapi perlu diingat, apapun jenis bisnis yang akan Anda jalani, lakukan persiapan dengan matang dan lindungi aset-aset bisnis Anda sebagai mitigasi risiko bisnis," sebut Asuransi Tugu Pratama. Asuransi Tugu Pratama menawarkan berbagai produk beserta layanan asuransi yang bisa digunakan untuk melindungi bisnis Anda dari berbagai risiko kerugian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Bisnis Online yang Sedang Tren Saat Pandemi", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/02/06/200200926/ini-bisnis-online-yang-sedang-tren-saat-pandemi?page=2.

Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sabtu, 06 Februari 2021

3 Cara Sederhana Merubah Kontak Menjadi Konsumen


Sekarang buka List Kontak Handphone Anda, ada berapa jumlah list kontak yang sudah lama tersimpan di hp Anda?

100?, 500? 1000? atau 10.000?

Bayangkan jika seluruh kontak tersebut mengetahui manfaat dari Produk Anda…

Nah, gimana cara penerapannya?

Baca 3 tips berikut yaa...

1. Siapkan Materi Broadcast Tips & Edukasi dan kirimkan setiap minggu ke Seluruh Kontak Whatsapp.

2. Ingat yaa, Materi Broadcastnya di *Banyakin Sharing* ketimbang Selling

Sharing sharing sahring.
Pastikan si penerima BC, mendapatkan manfaat dari BC kita.

3. Saat selang beberapa waktu, Broadcast Materi Jualan. *pastikan Value/MANFAAT dari Produk BP yang lebih ditonjolkan* ketimbang Harga

3 Tips diatas, silahkan Anda praktekkan dengan Konsisten.

Ketika berhasil Closing,... Kemudian si konsumen ini mendapat manfaat BP, maka dia akan secara natural cerita ke-orang lain...

Dan begitu seterusnya..

Yg akhirnya menjadi iklan Gratis...

Siap praktik ya...

Pengusaha gak boleh baper

 

Males belajar. Kenapa? Lagi putus cinta.
Males sekolah? Kenapa? Cinta ditolak.
Ogah makan. Kenapa? Dia selingkuh.
Susah tidur. Kenapa? Dia nggak bales WA.
Halah!
Begitulah anak sekolah. Baper. Labil. Galau. Walaupun nggak semua begitu. Hehehe.
Nah, pengusaha beda. Nggak boleh baper. Kalau baper, hati galau, hati risau, maka rezeki akan menjauh, terhalau. Agar terus-menerus disamperin rezeki, harus ada ketenangan hati.

Jumat, 05 Februari 2021

Bisnis seperti menanam

 

"Mas Ippho jualan tanaman?" 😄
Ini tanaman ibu saya. Beliau yang menanam dan merawat selama 7 atau 8 tahun terakhir, jauh sebelum pandemi. Karena banyak dan nggak muat lagi di rumah, akhirnya saya putuskan untuk dijejer di depan rumah. Kayak jualan tanaman. Hehe.
Menurut saya, bisnis seperti menanam. Mesti telaten. Mesti konsisten. Biar hasilnya paten.

Senin, 01 Februari 2021

Belajar dari Alam

Menjalankan bisnis secara online membuat kita sering berada di depan layar HP atau monitor. Tentu hal ini kadang kala membuat perasaan agak jenuh, kecuali kalau banyak banget orderan ya, hehehe..
Sesekali cobalah untuk menikmati alam terbuka di luar rumah kita. Karena masih dalam situasi pandemi, kita tidak harus berwisata ke tempat wisata. Cukup menyusuri kebun atau sungai di sekitar rumah, sudah cukup membuat hati nyaman.
Hanya sekadar berjalan melintasi pepohonan yang rindang, kita dapat menurunkan kadar stres dan tekanan darah tinggi. Orang Jepang menyebutnya dengan forest bathing.
Studi pada tahun 2009 dalam Journal of Epidemiology and Community Health menunjukkan bahwa kemungkinan untuk merasa cemas atau gelisah akan lebih kecil ketika kita berada di dekat kehijauan alam.
 

Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari alam semesta. Keindahan yang terhampar merupakan bagian dari ayat-ayat kauniyah yang Allah hamparkan.
Allah berfirman, "Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan? Dan kepada langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan kepada gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan kepada bumi bagaimana ia dihamparkan?" (Q.S Al-Ghasyiyah: 17-20)
Kadang kita belajar dari kupu-kupu yang awalnya berupa ulat dan tidak banyak yang tertarik mendekati. Bahkan si ulat cenderung merusak tanaman yang dia tinggali. Setelah dewasa dan menjadi kupu-kupu, dia terlihat begitu cantik dan berguna bagi alam sekitarnya.
Allah memberikan pertanyaan retorika yang membuat kita berpikir tentang ciptaan-Nya yang luar biasa. Semua agar sebagai manusia kita bisa belajar darinya.
 

Kita di bisnis BP, awalnya bukan siapa-siapa dan cenderung kurang dalam pemahaman bisnis. Kini setelah melakukan metamorfosis dengan terus mengikuti pembinaan, kita bisa lebih bermanfaat untuk orang-orang sekitar kita.
Jika sudah lama di bisnis BP dan mendulang kesuksesan namun belum bermanfaat bagi banyak orang, maka perlu dikoreksi lagi untuk apa kita menjalankan bisnis.
Kadang kita belajar dari lebah yang hanya tertarik pada hal-hal yang baik dan suci. Dia tidak sembarangan hinggap di sebuah bunga dan tidak pula merusaknya.
Meski memiliki sengat namun bukan untuk menyakiti, hanya untuk membela diri dari para pengganggu. Lebah hanya menjalankan perintah Tuhannya, untuk mengambil yang baik dan memberikan yang terbaik bagi kehidupan.
Para pengusaha BP sudah barang tentu mengambil, menjual dan menyebarkan produk yang baik. Hasil yang didapat dari perniagaan pun digunakan kembali untuk kebaikan manusia lainnya.
Jika masih ada perasaan gundah gulana atau nggak betah di rumah, perbanyak ibadah dan carilah alam terbuka di sekitar kita yang sekiranya aman untuk kita berdzikir dan tafakkur.

"Cermatilah alam secara mendalam maka Anda akan menyadari segalanya dengan lebih baik." - Albert Einstein
Bertafakkur dan merenungi ciptaan Allah membuat hati kita merasa lebih tenteram serta menumbuhkan motivasi dari dalam diri.
Belajar dari alam dan merenungi ciptaan-Nya sangat besar nilainya di sisi Allah. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Merenung sesaat lebih besar nilainya daripada amal-amal kebajikan yang dikerjakan oleh dua jenis makhluk (manusia dan jin)." (HR Ibnu Majah).

Rabu, 13 Januari 2021

Buang Mager Dan Baper Agar Bisnis Semakin Super

Kata mager dan baper sudah tidak asing lagi di telinga kita.

Bahasa gaul ini banyak digunakan anak muda pada zaman now.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan mager dan baper itu?

3 Hal PENGHAMBAT KESUKSESAN

Jangan terlalu sering menakutkan sesuatu yang sebenarnya belum tentu terjadi. Bisa jadi kenyataannya tidak demikian. Maka kita perlu valida...