Males belajar. Kenapa? Lagi putus cinta.
Males sekolah? Kenapa? Cinta ditolak.
Ogah makan. Kenapa? Dia selingkuh.
Susah tidur. Kenapa? Dia nggak bales WA.
Halah!
Begitulah anak sekolah. Baper. Labil. Galau. Walaupun nggak semua begitu. Hehehe.
Perlu dewasa dalam berbisnis. Ya, de-wa-sa.
Kalau baper ketika ditolak, kalau baper ketika gagal, maka otak NGGAK bisa lagi berpikir secara rasional. Bawaan-nya pengen berhenti. Nggak mau jualan lagi. Akhirnya yah rugi sendiri.
Partner, vendor, dan konsumen nggak tertarik berurusan sama pengusaha yang baperan.
BAPER-BAPER = NO TRANSFER
Kenapa kita baper pas penawaran kita ditolak? Karena kita baru dikit nawarin-nya. Coba 1000 kali nawarin-nya, pasti nggak kepikir dan nggak punya waktu untuk baper. Dan di antara 1000 itu, pasti ada closing, naini bikin hati happy.
Saran saya, dewasalah dalam berbisnis. Belum ada closing selama 1 bulan jualan, yah sabar. Belum banyak untung selama 3 bulan berbisnis, yah sabar. No Baper-Baper Club!
Kita kerja 3 tahun aja, gaji masih receh tho? Pas kerja, sabar. Kok pas bisnis, malah nggak sabar? Think!
Sekali lagi, NO BAPER-BAPER CLUB!
SIAAAP?
(Ippho Santosa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar